Tampilkan postingan dengan label skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skripsi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2012

pemanfaatan internet sebagai sumber belajar (prosedur penelitian)


A.    Prosedur Penelitian
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan langsung terhadap responden dengan memberikan angket tentang efektivitas pemanfaatan internet sebagai sumber belajar biologi siswa di SMA Negeri se-Kota Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan tahap-tahap:
1.      Mengurus surat izin penelitian ke Dinas Pendidikan Kota Padang, sekaligus memperoleh data jumlah sekolah dan jumlah siswa biologi SMA Negeri se-Kota Padang
2.      Konfirmasi dengan kepala sekolah, tata usaha, wakil dan guru bidang studi Biologi yang mengajar di kelas sampel
3.      Pelaksanaan pengumpulan data dari siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kota Padang Tahun Pelajaran 2009/2010
4.      Analisis data dan penyimpulan hasil penelitian.
B.     Teknik Analisis Data
Data deskriptif yang diperoleh ditabulasi. Setiap angket yang diisi oleh siswa diolah berdasarkan skor yang telah ditentukan. Sesuai dengan skala Likert pernyataan Selalu (SL), Sering (SR), Jarang (JR), dan Jarang Sekali (JS), berturut-turut diberi nilai 4, 3, 2,1.
Pada setiap kolom dalam tabel menunjukkan letak nilai, maka setiap centangan pada kolom jawaban menunjukkan nilai tertentu. Maka analisis data dilakukan dengan mencermati banyaknya centangan dalam setiap kolom yang berbeda nilainya tersebut, lalu mengalikan dengan frekuensi pada masing-masing kolom dengan nilai kolom yang bersangkutan. Untuk lebih jelasnya disajikan dalam bentuk rumus nilai rata-rata.


Persamaan 4:

Keterangan:
            X = nilai rata-rata
            A= jumlah responden yang mencentang Selalu (SL)
            B= jumlah responden yang mencentang Sering (SR)
            C= jumlah responden yang mencentang Jarang (JR)
            D= jumlah responden yang mencentang Jarang Sekali (JS)
            (dimodifikasi dari Arikunto, 2006: 242)

Dari persamaan akan diperoleh nilai rata-rata untuk masing-masing item, untuk melihat bias atau tidaknya data yang diperoleh dilakukan penghitungan standar deviasi menggunakan rumus:
Persamaan 5:

 

Keterangan:       
SD          = Standar Deviasi
SS           = jarak setiap skor
N            = jumlah subjek

Persamaan 6:

   
Keterangan:
SS           = jarak setiap skor
       = jumlah kuadrat skor
    = jumlah skor dikuadratkan
N            = jumlah subjek
(Sukardi, 2008: 88)
Selanjutnya dihitung persentasenya. Menghitung persentase pemanfaatan internet sebagai sumber belajar Biologi siswa SMA Negeri se-Kota Padang dengan menggunakan rumus persentase:

Persamaan 7:


Keterangan :
P             = persentase hasil yang di peroleh
n             = nilai yang di peroleh
N                        = jumlah seluruh nilai

Setelah didapatkan persentase diterjemahkan menurut kategori  yang digunakan,  yaitu :
a.             81 % - 100 %     = sangat efektif
b.            61 % - 80 %       = efektif
c.             41 % - 60 %       = cukup efektif
d.            21 % - 40 %       = kurang efektif
e.             0 - 20 %              = sangat kurang efektif
(Dimodifikasi dari Purwanto, 1994: 82).

pemanfaatan internet sebagai sumber belajar (penutup)


BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil pengolahan data penelitian, tentang pemanfaatan internet sebagai salah satu alternatif  sumber belajar biologi bagi siswa diperoleh persentase keefektifan internet sebagai sumber belajar. Persentase siswa yang memperoleh materi biologi dari internet yang sesuai dengan kurikulum sebesar 68.9%. Dalam hal biaya, persentase siswa yang mampu membiayai pemanfaatan internet sebagai sumber belajar berada pada tingkat 65.4%. persentase siswa yang memperoleh akses internet sebesar 63.3%. Kemudahan dalam memanfaatkan internet pada persentase 69.3%. persentase siswa yang memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan internet sebagai sumber belajar biologi dan 67.9%. Persentase jawaban responden ini termasuk dalam kategori efektif (61%-80%). Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan internet efektif sebagai sumber belajar bagi siswa di SMA se-Kota Padang.
B. Saran
Sehubungan dengan hasil penelitian yang diperoleh, maka penulis menyarankan:
1. Kepada kepala sekolah dan guru agar lebih menyosialisasikan pemanfaatan internet, baik berupa penyediaan sarana, pengelolaan, dan pelatihan dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar bagi siswa.
2. Berhubung penelitian ini hanya dilakukan terhadap siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Padang, maka masih terbuka kemungkinan untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti siswa di daerah lain.

pemanfaatan internet sebagai sumber belajar (metode penelitian)


BAB III
METODE PENELITIAN

A.    Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan apa adanya tentang variabel yang diteliti, dalam hal ini pemanfaatan internet sebagai sumber belajar biologi siswa kelas XI IPA dan peranan guru terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar bagi siswa.
B.     Populasi dan Sampel
1.      Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan guru biologi kelas XI IPA di SMAN se-Kota Padang, yang di sekolahnya telah menyediakan fasilitas internet. Adapun gambaran populasi dikemukakan pada Tabel 1.
Tabel 1. Distribusi Populasi Penelitian
No
Nama sekolah
Jumlah populasi (siswa)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
SMAN 1
SMAN 2
SMAN 3
SMAN 4
SMAN 5
SMAN 6
SMAN 7
SMAN 9
SMAN 10
SMAN 12
SMAN 15
219
209
257
227
190
157
183
153
205
105
73
Jumlah
1.978
 (Sumber: TU sekolah, tahun pelajaran 2009/2010)

13

2.      Sampel
Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA dari 6 SMA Negeri se-Kota Padang. Menimbang keterbatasan waktu, dana, dan tenaga penulis, dan sesuai dengan masukan yang diperoleh pada seminar proposal sebelumnya, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel kuota, dengan jumlah kuota 10% dari total populasi penelitian yaitu sebanyak 198 siswa. Pengambilan jumlah sampel ini sesuai dengan pendapat Arikunto (2006: 134) yang menyatakan bahwa jika jumlah subjeknya besar, maka dapat diambil antara 10-15%. Distribusi sampel penelitian disajikan dalam Tabel 2.
Tabel 2. Distribusi Sampel Penelitian
No
Nama sekolah
Jumlah siswa
1.
2.
3.
4.
5.
6.
SMAN 1
SMAN 2
SMAN 3
SMAN 6
SMAN 7
SMAN 10
29
35
35
30
32
37
Jumlah
198
(Sumber: TU sekolah, tahun pelajaran 2009/2010).
C.    Variabel dan Data
1.      Variabel penelitian
Pada penelitian ini ditetapkan variabel yang diteliti adalah pemanfaatan internet sebagai sumber belajar biologi bagi siswa SMA N.
2.      Data
a.       Jenis data
Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil pengisian angket oleh siswa.
b.      Sumber data
Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kota Padang yang terpilih sebagai sampel.

lembar pengesahan


PENGESAHAN
Dinyatakan lulus setelah dipertahankan di depan Tim Penguji Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Biologi Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Padang

Judul





Nama

NIM

Program Studi

Jurusan

Fakultas
:





:

:

:

:

:
Studi Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Biologi Siswa di SMA Negeri se-Kota Padang






Pendidikan Biologi
Biologi
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Padang,    Juli 2010
Tim Penguji



Nama
Tanda Tangan
1.
2.
3.
4.
5.
Ketua
Sekretaris
Anggota
Anggota
Anggota
:
:
:
:
:




1.
2.
3.
4.
5.